Twilight (film 2008)



Langsung ke: navigasi, cari
Twilight

Poster promosi
Sutradara Catherine Hardwicke
Produser Mark Morgan
Greg Mooradian
Wyck Godfrey
Penulis Stephenie Meyer (novel)
Melissa Rosenberg (skenario)
Pemeran Kristen Stewart
Robert Pattinson
Ashley Greene
Peter Facinelli
Elizabeth Reaser
Jackson Rathbone
Nikki Reed
Kellan Lutz
Taylor Lautner
Billy Burke
Cam Gigandet
Rachelle Lefèvre
Edi Gathegi
Musik oleh Carter Burwell
Sinematografi Elliot Davis
Penyunting Nancy Richardson
Distributor Summit Entertainment
Vivendi Visual Entertainment
Negara AS
Australia
Anggaran $37,000,000[1]
Situs web resmi
Profil All Movie Guide
Profil IMDb

Twilight merupakan sebuah film drama, fantasi dan romantis yang didasarkan pada novel Twilight karya [Stephenie Meyer]] dan oleh Melissa Rosenberg diputuskan untuk membuat screenplay pada tahun 2008. . Film ini dirilis pada tanggal 21 November 2008 dan disutradarai oleh Catherine Hardwicke dengan tokoh-tokoh utamanya diperankan oleh Robert Pattinson (Edward Cullen) dan Kristen Stewart (Bella Swan). Sebelum Twilight the Movie dirilis, Stephenie Meyer telah mencetak series Twilight dalam bentuk novel dan

[sunting] Sinopsis

Bella Swan (Kristen Stewart) merupakan murid baru yang baru pindah dari kota kecil di Amerika, Phoenix, Arizona, menuju kota yang dingin dan sering hujan, Forks, Washington. Ibunya menikah kembali dengan orang lain dan membiarkan Bella tinggal bersama ayahnya yang bekerja sebagai polisi di Forks. Bella merupakan sosok seseorang yang termasuk pendiam, ia tidak terlalu mengharapkan sesuatu yang mengubah dirinya selama ia tinggal di Forks sampai pada akhirnya perubahan itu terjadi setelah ia bertemu dengan seseorang misterius dan sangat mempesona, Edward Cullen (Rob Pattinson). Edward dan keluarganya selalu menyembunyikan identitasnya kepada orang-orang sekitar yang berada di Forks, lebih spesifik di sekolah Bella. Beberapa murid di sekolah mengetahui keluarga Cullen sebagai keluarga dingin dan tidak pernah bersosialisasi dengan siapapun. Umurnya tidak menetap semenjak 1918 dan ia tidak bisa mati. Edward yang misterius membuat Bella penasaran sampai pada akhirnya ia jatuh cinta pada Edward. Keluarga Cullen didatangi oleh tamu dari keluarga vampir yang lain dan mereka menghirup darah segar manusia didekatnya. Edward harus bertarung untuk menyelamatkan Bella.

Sekuel ini merupakan adaptasi dari Romeo dan Juliet dengan cerita cinta yang tidak dapat diungkapkan oleh kata-kata. Setting yang terlihat lebih modern dengan efeknya yang dapat menarik perhatian, perjuangan demi cinta yang sebenarnya terlarang dan pertarungan antara vampir dan kematian.

The Chronicles of Narnia:
Prince Caspian



Sutradara Andrew Adamson
Produser Andrew Adamson
Cary Granat
Mark Johnson
Perry Moore
Douglas Gresham
Philip Steuer
Penulis Novel:
C. S. Lewis
Skenario:
Andrew Adamson
Christopher Markus
Stephen McFeely
Pemeran William Moseley
Anna Popplewell
Skandar Keynes
Georgie Henley
Ben Barnes
Sergio Castellitto
Liam Neeson (voice)
Eddie Izzard (voice)
Peter Dinklage
Musik oleh Harry Gregson-Williams
Sinematografi Karl Walter Lindenlaub
Penyunting Sim Evan-Jones
Distributor Walt Disney Pictures
Buena Vista Pictures
Durasi 145 menit
Negara Amerika Serikat / Inggris
Anggaran US$200 juta[1][2]
Keuntungan kotor Amerika Serikat:
$99,629,792
Seluruh Dunia:
$150,889,537
Prekuel The Lion, the Witch and the Wardrobe
Sekuel The Voyage of the Dawn Treader


The Chronicles of Narnia: Prince Caspian adalah sebuah film seri fantasi tahun 2008 dan merupakan film kedua dari trilogi The Chronicles of Narnia.

Sinopsis

Sudah 1300 Tahun waktu untuk Narnia, semua berubah termasuk Bangsa Telmarin yang menyerbu Narnia dan menguasai Narnia. Di London,Inggris empat anggota keluarga Pevensie akan menaiki kereta api menuju Sekolah mereka. Lalu terowongan lenyap dan terberbentuklah gerbang menuju narnia. Di Narnia empat bersaudara itu menemukan kerusuhan cair Paravel yang dulu adalah istana mereka berempat. Mereka berempat bergabung dengan Tikus Reepicheep,Nikabrik dan Trumpkin sambil mereka jalan ke aslan's How meraka Bertemu dengan Pangeran Caspian .Sambil bertemu dengan caspian, mereka menyewa 5 burung untuk merobohkan istana miraz, rencana berhasil lalu mereka melanjutkan perjalanan ke aslan how. Sampai di Aslan's How mereka di teror oleh The White Witch dan 2 burung vulture. Prince Caspian ada rencana ,Lucy Mencari Aslan, Susan dan Trumpkin berdiri di atas Genteng Aslan's How sambil merobohkan underground aslan's How dan Peter,Edmund melawan Miraz. Miraz mati, Telemarine lainya siap bertempur dengan narnians. lalu sebagian dari telemarine meninggal karena raja air merobohkan jembatan yang dinaiki oleh telemarines dan ternyata aslan masih hidup. Narnians sudah resmi menjadikan pevensies sebagai raja dan ratu narnia. Kembali ke London, Inggris mereka akhirnya menuju sekolah.

Lihat pula

Rujukan

  1. ^ Olivia Sterns. "Ben Barnes Crowned Prince Caspian", ABC News, 2008-05-15. Diakses pada 2008-05-15.
  2. ^ Stephen Schaefer. "(Almost) Big Ben: Brit Barnes set to make splash in ‘Caspian’", Boston Herald, 2008-05-13. Diakses pada 2008-05-15.


The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe

Sutradara Andrew Adamson
Produser Andrew Adamson,
Perry Moore
Penulis C.S. Lewis (novel),
Andrew Adamson,
Ann Peacock,
Christopher Markus,
Stephen McFeely
Pemeran Liam Neeson (suara),
Tilda Swinton,
James McAvoy,
Anna Popplewell,
Georgie Henley,
William Moseley,
Skandar Keynes
Musik oleh Harry Gregson-Williams
Distributor Buena Vista Distribution
Tanggal rilis 8 Desember 2005
Durasi 140 menit
Bahasa Inggris
Anggaran US$150.000.000

The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe adalah sebuah film berdasarkan buku The Chronicles Of Narnia: Sang Singa, sang Penyihir, dan Lemari, novel pertama yang diterbitkan dalam seri fantasi anak-anak The Chronicles of Narnia karangan C.S. Lewis. Film ini ditayangkan pertama kali pada 8 Desember 2005 di Britania Raya.

Tagline: There are a thousand stories in the land of Narnia … The first is about to be told. (bahasa Indonesia: "Ada ribuan cerita dalam tanah Narnia … Yang pertama akan segera diceritakan.")

[sunting] Penghargaan

Pada Penghargaan Oscar ke-78, The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe menang dalam kategori Tata Rias Terbaik serta dinominasikan dalam kategori Penata Suara Terbaik dan Efek Visual Terbaik.

[sunting] Lihat pula

[sunting] Pranala luar




The Chronicles of Narnia adalah sebuah seri novel fantasi karya C.S. Lewis yang terdiri dari tujuh buku dan ditujukan untuk anak-anak. Lebih dari 95 juta kopi telah terjual dalam 41 bahasa. Serial ini ditulis oleh Lewis pada tahun 1950 sampai 1956 dan mengandung unsur-unsur Kristen, mitologi Yunani dan Romawi, serta dongeng Inggris dan Irlandia. Buku-buku ini telah diadaptasi untuk radio, televisi, dan film. Ilustrasi di dalam buku dibuat oleh Pauline Baynes. Adaptasi terakhir dari buku ini adalah film dari Walt Disney Pictures dan Walden Media, yaitu The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe (2005) dan The Chronicles of Narnia: Prince Caspian (2008).

Cerita dari serial ini berkisar pada petualangan manusia, atau disebut juga Putra Adam dan Putri Hawa, ke dalam sejarah dan alam Narnia. Di negeri tersebut, binatang dapat berbicara, sihir adalah hal yang lazim, dan kebaikan berperang melawan kejahatan.

Daftar isi

Buku

Berikut adalah buku-buku dalam Chronicles of Narnia yang diurutkan berdasarkan tahun publikasinya. Buku-buku ini merupakan karya C.S. Lewis yang paling terkenal.

Sang Singa, Sang Penyihir dan Lemari (1950)

Buku Sang Singa, sang Penyihir, dan Lemari (The Lion, the Witch and the Wardrobe) mengisahkan petualangan Peter, Susan, Edmund, dan Lucy Pevensie ke negeri Narnia, di mana mereka, dengan bantuan Aslan sang singa, mengalahkan kejahatan Penyihir Putih.

Pangeran Caspian (1951)

Buku Pangeran Caspian (Prince Caspian) menceritakan kembalinya anak-anak Pevensie ke Narnia untuk mengalahkan penjajah dari Telmar yang mengusir penduduk asli Narnia dan menyerahkan tahtanya kepada yang berhak, Pangeran Caspian X yang tahtanya direbut oleh pamannya yang bernama Miraz.

Petualangan Dawn Treader (1952)

Buku Petualangan Dawn Treader (The Voyage of the Dawn Treader) mengisahkan Lucy dan Edmund Pevensie bersama sepupu mereka, Eustace Scrubb, yang mengarungi laut Narnia bersama Raja Caspian untuk menolong para lord yang diusir oleh Miraz. Mereka akhirnya bertemu Aslan di Ujung Dunia.

[sunting] Kursi Perak (1953)

Buku Kursi Perak (The Silver Chair) menceritakan kembalinya Eustace Scrubb bersama teman sekolahnya, Jill Pole, karena dipanggil Aslan untuk mencari Pangeran Rilian, anak dari Caspian.

Kuda dan Anak Manusia (1954)

Buku Kuda dan Anak Manusia (The Horse and His Boy) menceritakan pelarian Shasta dan kuda bernama Bree dari Calormen di selatan ke Narnia dan kemudian mengungkap berbagai fakta yang mengejutkan. Cerita ini berlangsung pada masa anak-anak Pevensie menjadi raja dan ratu Narnia.

Keponakan Penyihir (1955)

Buku Keponakan Penyihir (The Magician's Nephew) menceritakan awal mula penciptaan Narnia oleh Aslan dan bagaimana kejahatan pertama (Jadis sang Penyihir Putih) memasukinya.

Pertempuran Terakhir (1956)

Buku Pertempuran Terakhir (The Last Battle) menceritakan kembalinya Jill dan Eustace serta akhir dari Narnia.

Urutan

Berikut ini adalah dua macam urutan buku dalam The Chronicles of Narnia berdasarkan publikasi dan kronologinya.


Urutan Publikasi Urutan Kronologis
1. Sang Singa, Sang Penyihir dan Lemari 1. Keponakan Penyihir
2. Pangeran Caspian 2. Sang Singa, Sang Penyihir dan Lemari
3. Petualangan Dawn Treader 3. Kuda dan Anak Manusia
4. Kursi Perak 4. Pangeran Caspian
5. Kuda dan Anak Manusia 5. Petualangan Dawn Treader
6. Keponakan Penyihir 6. Kursi Perak
7. Pertempuran Terakhir 7. Pertempuran Terakhir

Jagat Narnia

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Narnia

Lihat pula Daftar lokasi dalam The Chronicles of Narnia, Daftar makhluk Narnia, dan Daftar tokoh dalam The Chronicles of Narnia.

Selain alam Narnia, terdapat pula alam-alam lain yang dihubungkan dengan dunia manusia lewat Hutan antara Dunia-dunia seperti Charn, tempat Jadis berasal.

Dikutib dari : Wikipedia.com


Buku ini merupakan buku kedua dari lanjutan kisah Twilight.Nah, ini merupakan buku kedua setelah twilight. Saya sudah membacanya dan ternyata lebih seru dari buku pertama. Saya jadi gak sabar untuk membeli buku ketiga dan keempat karya Stepenie Meyer ini. Saya memiliki buku keduanya, tapi sayangnya, sewaktu saya pergi kumpul ama komunitas Palanta, di jalan buku itu tertinggal di atas mobil. Padahal itu buku kadoultah dari teman. Tapi, untunglah saya sudah membacanya. Ini resensi New Moon menurut pandangan saya.Sekarang Isabella hanya tinggal seorang diri. Ia ditinggalkan Edward Cullen dan mungkin tak pernah kembali. Edward bersama keluarganya pergi ke tempat yang sangat jauh. Hari Bella penuh dengand epresi dan kehampaan. Ia lebih banyak diam dan tak mau mendengarkan orang lain. Dirinya seperti patung tak bernyawa. Charlie, sang ayah nyaris mengirim Bella ke Phoenix tempat Ibunya tinggal karena ia tak sanggup melihat putrinya yang seperti mayat hidup.

Meskipun Bella melakukan rutinitas seperti biasa, namun ada yang berbeda dari dirinya, ia nyaris tak punya kehidupan sedikit pun. Namun, Charlie mengatakan kepadanya agar tak perlu berusaha sekeras itu terlihat baik-baik saja. Karena Charli akan mengirimnya ke Phoenix,Bella pun bangkit dan mulai bergaul dengan teman-teman sekolahnya, meskipun ia tahu kalau sulit untuk berkomunikasi kembali setelah ia melakukan aksi diam dan menarik diri dari teman-temannya. Hal yang paling sulit adalah bekomunikasi dengan jessica teman akrabnya. Ia pun memulai ancang-ancang mulai dari menonton di bioskop, berlaku manis pada Jessica dan usahanya itu gak sia-sia. Satu kejadian di kota ketika ia selesai menonton film memberikan ide gila padanya, ketika Bella bertemu dengan anak-anak berandalan yang dari jauh mirip anak-anak yang hendak mencelakakan dirinya dulu tiba-tiba Bella merasakan delusi di kepalanya, delusi yang manis dan amat dirindukannya.

Dia seakan-akan mendengar sosok Edward berbicara padanya jelas seperti Edward yang selalu mengingatkannya bila ia bertingkah ceroboh dan membahayakan dirinya. Kemudian ia medapat ide fantastis untuk memunculkan delusi itu kembali, ’satu pihak sudah ingkar janji mengapa ia tidak boleh mengingkari janjinya juga?’ pikir Bella.

Bella melihat dua buah SEPEDA MOTOR teronggok di pekarangan tetangga, dan meminta sepeda motor itu untuk diperbaiki, tentunya tanpa sepengetahuan Charlie yang akan membunuhnya kalau tahu ia mengendarai motor. Kemudian Bella menemui Jacob Black yang dia tahu ahli memperbaiki benda-benda semacam itu. Anehnya ketika ia menemui Jacob Black, ada sesuatu pada anak itu yang menyembuhkan ‘rongga’ di dadanya. Bella pun tidak menyangka, menemui Jacob akan memberikan efek seperti itu semacam pelabuhan yang aman, seorang sahabat yang amat dibutuhkannya. Pengalaman-pengalaman cerobohnya terbukti memberikan efek delusi yang diinginkannya. Sampai saat ia menemukan kenyataan bahwa Jacob pun tidak seaman yang ada dipikirannya, baru saja ia terbebas dari vampir muncullah makhluk lain lagi. Teringat pada perkataan Edward, bahwa ia bisa menarik bahaya dalam radius bermeter-meter untuk mendekat.

Kenyataan lain lagi membuat kehidupannya kembali terpuruk, bermacam korban sudah terjadi di hutan entah siapa yang menyebabkan para pendaki-pendaki gunung itu mengilang, ada sesuatu di luar sana yang masih mengincar dirinya. Saat Bella hendak ingin terjun dari tebing dan ia mendengar suara Edward yang melarangnya untuk terjun. Hal itu tak diacuhkan oleh gadis ini dan akhirnya ia terjun dan terbawa ombak sebelum diselamatkan oleh Jacob. hal itu membuat Edwared Frustrasi dan menganggap kalau Bella sudah meninggal. Hal ini diperkuat oleh Carlisle, saudaranya. Edward pun mencoba untuk buinuh diri di Italia tempat para bangsawan Vampire. Bella pun berusaha untuk menyelamatkannya. Akankah Bella berhasi menyelamatkan Edwar di tengah terik matahari yang bisa membunuh banyak vampire?

Baca deh! Buku ini sangat menarik dan mudah mengalir bagi pembaca. Menggambarkan tokoh yang mencekam hinggga lembar terakhir. namun, novel ini sedkit dewasa jadi yang baca juga harus dewasa. Nantikan kelanjutan cerita Isabella Swan pada buku ketiganya Eclipse.